DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Pengeroyokan Maut di Kalibata

Bagikan

Kasus pengeroyokan yang menewaskan dua terduga debt collector di Kalibata, Jakarta Selatan, oleh enam anggota Polri memicu kemarahan publik.

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Pengeroyokan Maut di Kalibata

Peristiwa tragis ini, yang terjadi pada Kamis (11/12/2025), bukan hanya mencoreng citra kepolisian, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius tentang penegakan hukum di Indonesia. ​Anggota Komisi III DPR RI, Umbu Rudi Kabunang, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus ini secara objektif, transparan, dan tanpa diskriminasi.​

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Aktor Senayan.

Desakan DPR Untuk Penegakan Hukum Yang Adil

Anggota Komisi III DPR RI, Umbu Rudi Kabunang, menyuarakan keprihatinan mendalam atas kasus pengeroyokan di Kalibata. Ia mendesak Kapolri untuk segera mengusut tuntas insiden yang diduga melibatkan enam anggota Polri tersebut. Rudi menegaskan bahwa peristiwa ini tidak boleh dianggap sebagai kasus biasa, terlebih karena melibatkan aparat negara.

Menurut Rudi, kejadian ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan memicu kerusuhan di sekitar lokasi. “Peristiwa ini tidak boleh dipandang sebagai kasus biasa. Terlebih karena melibatkan aparat negara yang seharusnya berperan sebagai pelindung masyarakat,” kata Rudi. Kekerasan yang melibatkan aparat harus ditindak tegas demi keadilan.

Politikus Golkar ini juga menekankan bahwa polisi seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan pelaku kekerasan. “Ketika aparat justru terlibat dalam kekerasan yang berujung hilangnya nyawa manusia, maka ini merupakan persoalan serius bagi negara hukum,” tambahnya. Transparansi dan objektivitas menjadi kunci dalam penanganan kasus ini.

Tuntutan Penerapan Pasal Berlapis Dan Hak Asasi Manusia

Rudi mendesak Kapolri agar penegakan hukum dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan tidak diskriminatif. Ia menegaskan bahwa penyelesaian kasus ini tidak cukup hanya dengan mekanisme etik atau disiplin internal Polri. Proses pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku harus diterapkan tanpa pandang bulu.

“Penyelesaian perkara ini tidak cukup melalui mekanisme etik atau disiplin internal Polri, melainkan harus diproses secara pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Rudi. Ia juga meminta Kapolri menerapkan pasal berlapis terhadap para pelaku, seperti Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Bahkan, Rudi menilai Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana patut dipertimbangkan jika unsur-unsurnya terpenuhi. Penggunaan seragam dan helm bercadar oleh para pelaku dapat menjadi indikasi awal perencanaan. Peristiwa ini juga berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), mengingat pelaku adalah aparat negara.

Baca Juga: DPR Soroti Ancaman Warga Terpinggirkan Saat Jakarta Menuju Kota Global

Keterlibatan Pihak Leasing Dan Evaluasi Peraturan

Keterlibatan Pihak Leasing dan Evaluasi Peraturan

Rudi juga menyoroti peran pihak leasing yang diduga menyuruh debt collector melakukan penarikan kendaraan di jalan raya. Ia menekankan bahwa pihak pemberi perintah harus dimintai pertanggungjawaban hukum jika penarikan dilakukan secara melawan hukum. Hal ini penting untuk mencegah tindakan ilegal yang sering terjadi.

Selain itu, Rudi menyinggung Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia agar dikaji ulang. Peraturan ini perlu dievaluasi untuk memastikan tidak ada celah hukum yang dapat disalahgunakan. “Mimpi tentang kepolisian yang humanis jangan hanya menjadi slogan kosong,” sesalnya.

Kajian ulang peraturan ini diharapkan dapat menciptakan prosedur yang lebih adil dan transparan. Ini juga akan membantu mencegah insiden serupa di masa depan. Keadilan harus ditegakkan untuk semua pihak, baik korban maupun pelaku, tanpa terkecuali.

Enam Polisi Jadi Tersangka Dan Komitmen Penindakan Tegas

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Karo Penmas Polda Metro Jaya Brigjen Trunoyudo mengatakan keenam tersangka merupakan anggota satuan pelayanan markas Mabes Polri berinisial JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AN.

“Keenam tersangka dijerat Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Trunoyudo. Selain proses pidana, para tersangka juga dinyatakan melanggar kode etik profesi Polri dengan kategori pelanggaran berat. Ini menunjukkan keseriusan penanganan kasus ini.

Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat dari Indonesia Timur dan sempat memicu kericuhan di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah lapak dan kios pedagang dilaporkan dirusak dan dibakar massa. Polri berkomitmen untuk menindak tegas anggota yang melukai hati rakyat, demi menjaga kepercayaan dan integritas institusi.

Jangan lewatkan update berita seputaran Aktor Senayan serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari voi.id
  • Gambar Kedua dari delik.tv

You May Have Missed

Personalisasi Berbasis AI Mulai Membentuk Pengalaman Interaktif dalam Gates of Olympus Pragmatic PlayMahjong Ways PG Soft Memadukan Identitas Budaya Asia dengan Sistem Visual ModernSweet Bonanza CandyLand Membawa Tema Permen ke Format Live Casino yang InteraktifData Permainan Sweet Bonanza Lebih Berguna untuk Memahami Variasi daripada Menebak HasilPopularitas Sugar Rush Memperkuat Posisi Pragmatic Play dalam Pertumbuhan Industri Game DigitalMahjong Ways 2 Menunjukkan Daya Tarik Tema Asia dalam Persaingan Game MobileLive Blackjack Menjadi Bagian Penting dari Perluasan Permainan Meja Digital PlaytechBook of Tut Mempertahankan Pesona Mesir Kuno melalui Nuansa Petualangan ArkeologiGanesha Fortune Membawa Mitologi India ke Tengah Pertumbuhan Pasar Game AsiaAztec Gems Mengandalkan Format Ringkas untuk Menyesuaikan Kebiasaan Pengguna PonselPower of Thor Megaways Tampil Brutal, Pertarungan Mitologi Nordik Jadi Kekuatan Visual UtamanyaFishing God dan Ocean King Bawa Arena Laut ke Format Arcade yang Ramai dan KompetitifJungle Treasure Ajak Pemain Masuk Hutan Digital dengan Tantangan yang Terus BerkembangGates of Olympus Terlihat Penuh Kejutan, tetapi Probabilitas Menjelaskan Mengapa Setiap Spin Tetap AcakMahjong Ways Bukan Soal Membaca Pola, RNG dan Batas Anggaran Justru Lebih Penting DipahamiSweet Bonanza Punya RTP dan Volatilitas Berbeda, Ini Alasan Pengalaman Setiap Sesi Bisa BerubahFortune Rabbit Punya Ritme yang Menarik Diamati, tetapi Pengelolaan Sesi Tetap Lebih Penting daripada InstingStarlight Princess Bisa Terasa Cepat, Mengatur Durasi Sesi Membantu Pemain Tetap Mengendalikan KeputusanSugar Rush Punya Ritme Spin yang Dinamis, Manajemen Sesi Jadi Bagian yang Sering TerlewatMahjong Ways 2 Terasa Berubah dari Sesi ke Sesi, tetapi Ritme Bukan Penentu Hasil BerikutnyaGates of Olympus Memiliki Tempo Cepat, Pola Taruhan Tetap Perlu Dibatasi agar Risiko Tidak MembesarFortune Dragon Punya Tempo Spin yang Cepat, Pembagian Anggaran Membantu Menjaga Durasi BermainSweet Bonanza Sering Terlihat Berpola, tetapi Ritme Visual Belum Tentu Mencerminkan ProbabilitasStarlight Princess Makin Ramai Dianalisis, Ritme Game dan Manajemen Modal Jadi Dua Hal yang Perlu DipisahkanPemain Mahjong Ways Mulai Mengatur Tempo Sesi, Bukan Lagi Sekadar Mengejar Pola PutaranFortune Tiger Terlihat Berbeda di Setiap Sesi, Ritme Harian Tidak Otomatis Membentuk Pola MenangWays of the Qilin Makin Dikenal Global saat Tren Mobile Gaming Asia Terus MenguatLive Baccarat dan Dragon Tiger Terlihat Sederhana, tetapi Literasi Risiko Tetap Penting sebelum BermainManual atau Turbo Spin di Gates of Olympus, Mana yang Sebenarnya Berubah dalam Pengalaman BermainPaytable Starlight Princess Sering Diabaikan, Padahal Informasinya Lebih Berguna daripada Mengejar PolaEvolution Memperluas Portofolio melalui Crazy Time dan Lightning Baccarat yang Berbeda KarakterBig Bass Bonanza Bertahan Berkat Tema Sederhana di Tengah Pergeseran Selera PemainBaccarat Control Squeeze Mengembangkan Pengalaman Buka Kartu dalam Format Live ModernMega Ball Membawa Konsep Bingo ke Pengalaman Live Casino yang Lebih InteraktifWild Bounty Showdown Menghidupkan Tema Barat melalui Visual Duel Koboi DinamisBlackjack Terlihat Sederhana, tetapi Matematika Peluang Membuat Setiap Keputusan Punya Risiko BerbedaLive RTP Gates of Olympus Ramai Diamati, tetapi Tempo Spin Tidak Menentukan Hasil BerikutnyaMahjong Ways 2 Makin Sering Dianalisis lewat Statistik Durasi Sesi dan Batas PengeluaranLightning Roulette Bawa Nuansa Futuristis yang Membuat Game Meja Digital Terasa BerbedaBig Bass Bonanza Mulai Dikaitkan dengan Tren Sesi Santai saat Kebiasaan Pemain Ikut BerubahRitme Mahjong Wins 2 Ramai Dibahas Komunitas, tetapi Data Harian Tetap Perlu Dibaca Hati HatiStarlight Princess dan Gates of Olympus Tetap Mencuri Perhatian saat Tema Mitologi Menguat pada 2026RTP Fortune Tiger Kembali Jadi Sorotan, Angka Real Time Belum Tentu Menceritakan Seluruh PermainanStarlight Princess Mulai Dikaji lewat Data Sesi, tetapi Strategi Tetap Tidak Bisa Mengendalikan RandomnessSweet Bonanza Ramai Lagi, Klaim Pola Gacor Kini Mulai Dibandingkan dengan Data RTP dan ProbabilitasManual atau Turbo di Sugar Rush, Monitoring RTP Tidak Mengubah Peluang Dasar Setiap PutaranQRIS Makin Populer di Platform Digital, Kecepatan Transaksi Tetap Perlu Diimbangi Verifikasi KeamananStudi Perilaku Game Online Mengungkap Mengapa Ritme Sesi Bisa Memengaruhi Cara Pemain Mengambil KeputusanAnggaran Terbatas Justru Membuat Batas Durasi dan Pengeluaran Semakin Penting untuk DijagaBermain Terstruktur Bukan Soal Menang, tetapi Cara Menjaga Durasi Risiko dan Keputusan Tetap TerkendaliQRIS Mengubah Cara Transaksi Digital Berjalan, Platform Hiburan Ikut Menyesuaikan Sistem PembayaranRTP Naik Turun Bisa Mengubah Persepsi Pemain, tetapi Data Harian Belum Tentu Menunjukkan TrenRitme Permainan Terlihat Meyakinkan, Data Sesi Menjelaskan Mengapa Pola Belum Tentu BerulangPemain Berpengalaman Mulai Menekankan Kontrol Diri daripada Terus Mengejar Momentum PermainanPendekatan Terstruktur Membantu Mengelola Risiko Sesi tanpa Mengubah Ketidakpastian Hasil PermainanQueen of Bounty Memanfaatkan Tema Kerajaan Fantasi untuk Membangun Identitas VisualFootball Studio Menggabungkan Format Kartu Sederhana dengan Nuansa Siaran OlahragaBig Bass Bonanza Menghadirkan Tema Memancing Santai dalam Lanskap Game DigitalBuffalo King Mengandalkan Lanskap Alam Liar untuk Memperkuat Identitas Visual PermainanGreat Rhino Megaways Memadukan Tema Safari dengan Susunan Reel yang Terus Berubah